Nama Nico Paz kembali menjadi bahan pembicaraan di kalangan penggemar Inter Milan. Hal ini terjadi setelah pemain muda asal Argentina tersebut terlihat makan malam bersama wakil presiden klub, Javier Zanetti, serta legenda Nerazzurri lainnya, Diego Milito.

Momen tersebut menjadi viral setelah foto pertemuan mereka diunggah ke media sosial oleh Paula de la Fuente, istri Zanetti. Dalam foto itu, Nico Paz terlihat duduk bersama ayahnya, Pablo Paz, serta dua tokoh besar Inter tersebut di restoran Botinero yang berada di kota Milan.
Bagi banyak penggemar Inter, pertemuan ini langsung memunculkan spekulasi tentang kemungkinan transfer sang pemain. Namun di balik harapan tersebut, situasi sebenarnya jauh lebih rumit karena masa depan pemain muda itu masih sangat terkait dengan klub raksasa Spanyol.
AYO DUKUNG TIMNAS GARUDA, sekarang nonton pertandingan bola khusunya timnas garuda tanpa ribet, Segera download!
![]()
Hubungan Lama Zanetti dan Keluarga Paz
Pertemuan tersebut sebenarnya bukanlah hal yang benar-benar baru. Zanetti dan Pablo Paz memiliki hubungan lama yang sudah terjalin sejak mereka masih sama-sama memperkuat tim nasional Argentina.
Keduanya pernah bermain bersama di era kejayaan Argentina national team dan bahkan berbagi pengalaman dalam turnamen besar seperti FIFA World Cup. Kedekatan itu membuat mereka tetap menjaga hubungan baik hingga sekarang.
Karena itu, makan malam di Milan tersebut sebenarnya hanya pertemuan persahabatan. Hubungan Zanetti dan keluarga Paz memang sudah terjalin sejak lama. Meski begitu, kehadiran Nico Paz tetap menarik perhatian para penggemar Inter. Banyak dari mereka berharap suatu saat pemain muda itu bisa mengenakan jersey biru-hitam.
Baca Juga: Daniel Ricciardo Menghadapi Ketakutan Balap Kembali
Inter Pernah Tertarik Merekrut Nico Paz

Minat Inter terhadap Nico Paz sebenarnya bukan hal baru. Klub Italia tersebut sudah beberapa kali memantau perkembangan pemain yang saat ini bermain untuk Como 1907 itu. Performa Nico Paz di Serie A membuat banyak klub tertarik kepadanya.
Sebagai gelandang serang muda, ia dikenal memiliki teknik yang baik, visi permainan yang tajam, serta kemampuan mencetak gol dari lini kedua. Namun proses transfernya tidak mudah karena hak kepemilikan sang pemain masih berada di tangan Real Madrid. Klub raksasa Spanyol itu masih memegang kendali penuh atas masa depan pemain berusia 21 tahun tersebut.
Real Madrid Punya Kendali atas Masa Depan Nico Paz
Salah satu alasan mengapa transfer Nico Paz sulit terwujud adalah klausul pembelian kembali yang dimiliki Real Madrid. Klub tersebut bisa memulangkan sang pemain dengan harga yang relatif rendah dibandingkan nilai pasar saat ini.
Real Madrid memiliki opsi untuk membeli kembali Nico Paz dengan biaya sekitar 9 juta euro pada musim panas 2026 atau 10 juta euro pada tahun berikutnya. Dengan potensi besar yang dimilikinya, banyak pihak yakin Madrid tidak akan melewatkan kesempatan tersebut.
Bahkan pihak Como sempat mencoba menghapus klausul itu dengan menawarkan skema kepemilikan bersama kepada Madrid. Namun proposal tersebut ditolak, yang menunjukkan bahwa Los Blancos masih melihat Nico Paz sebagai bagian penting dari rencana masa depan mereka. Jangan lupa ikuti sportsnewsportal.net untuk mengetahui informasi berita olahraga menarik lainnya.
